Header Ads

Pentingnya Menanamkan Karakter Positif Sejak Dini

Karakter adalah akumulasi dari sifat, watak, dan kepribadian seseorang. Karakter merupakan hal yang dangat penting karena dapat menggambarkan cerminan sesorang yang sesungguhnya. Karakter seseorang akan terlihat saat seseorang itu ada di hadapan umum maupun saat seseorang itu sedang sendiri. Karakter seseorang tidak langsung didapatkan saat orang itu lahir. 


Karakter terbentuk dari proses pembelajaran yang sangat panjang. Dapat dikatakan karakter merupakan buah dari apa yang seseorang lakukan secara terus menurus. Karakter seseorang sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar termasuk orang-orang yang ada pada lingkungan tersebut.
Anak anak adalah generasi yang akan menentukan nasib bangsa kita di kemudian hari. Karakter anak yang terbentuk sekarang akan sangat menentukan karakter ia saat dewasa sehingga menentukan pula karakter bangsa di masa yang akan datang. Karakter  dibentuk dari proses pembelajaran di lingkungan seseorang itu berada mulai dari rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar. 
Orang-orang yang terlibat dalam lingkungan-lingkungan tersebutlah yang sangat mempengaruhi karakter seseorang. Seseorang dengan karakter yang positif akan lebih mudah diterima dalam kehidupan bermasyarakat. Karakter positif ini perlu ditanamkan dan dibina sejak dini. 

Pendidikan Usia Dini

Usia dini merupakan tahap kritis dalam pembentukan karakter seseorang. Masa kanak-kanak adalah tahap terpenting dari seluruh proses pertumbuhan manusia. Di masa ini, karakter dasar seseorang akan terbentuk baik yang bersumber dari fungsi otak (IQ), emosional (EQ), maupun spiritual (SQ). Baik tidaknya karakter seseorang saat dewasa kelak sangat dipengaruhi oleh pengasuhan dan pendidikan yang ia terima saat masa kanak-kanak. 


Penanaman moral melalui pendidikan karakter sedini mungkin kepada anak merupakan kunci utama agar anak menjadi orang yang berkualitas kelak sehingga dapat bermanfaat bagi pembangunan nusa, bangsa, dan negara. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter positif apabila lingkungan disekitanya mendukung pertumbuhan anak tersebut dengan baik. Peran dari keluarga, sekolah, dan lingkungan anak tersebut diperlukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak ke arah yang lebih baik. 
Pendidikan karakter sangat penting untuk dimulai saat anak memasuki usia dini karena pendidikan karakter ditujukkan untuk mengembangkan nilai, sikap, dan perilaku seorang anak sehingga akan terbawa saat ia dewasa. Pada usia dini, otak berkembang sangat cepat hingga 80%. Pada usia tersebut otak anak menerima dan menyerap segala informasi baik dari apa yang anak itu lihat, dengar, dan rasakan. 
Seluruh informasi yang ia dapatkan langsup diserap oleh otaknya tanpa melihat baik atau buruknya informasi tersebut. Oleh sebab itu dalam psikologi, usia dini anak biasa disebut golden age atau masa emas anak karena pada masa itu anak akan berkembang baik fisik, mental, maupun spiritual.
Pada masa ini diharapkan kerjasama dari orang tua, guru, dan masyarakat dalam memberikan suatu pendidikan karakter pada anak berupa penanaman karakter positif pada anak dengan menanamkan moral dan sebagainya. Karakter akan terbentuk sebagai hasil pemahaman yang ia dapatkan dari tiga hubungan yang pasti dialami oleh manusia. Hubungan ini dinamakan triangle relationship yang terdiri dari hubungan dengan diri sendiri, hubungan dengan lingkungan, dan hubungan dengan Tuhannya. 
Cara anak dalam memahami  bentuk hubungan inilah yang akan menentukan cara anak melihat dan memperlakukan dunianya sehingga berimbas pada karakter yang terbentuk pada anak. 

Faktor Lingkungan Keluarga

Keluarga adalah lingkungan pertama yang dikenal oleh anak sejak anak lahir. Keluarga memegang kunci paling utama pada pembentukan karakter seorang anak terutama orang tua. Orang tua yang memiliki pengalaman hidup lebih banyak memiliki peran untuk membimbing dan mendidik anaknya. Hal pertama yang harus dilakukan orang tua untuk menanamkan karakter positif pada anak adalah dengan mencontohkan hal-hal yang baik. 


Ingatlah bahwa anak adalah peniru yang baik, mereka akan meniru segala yang mereka lihat atau dengar. Jika para orang tua menginginkan anak yang berkarakter positif maka tingkah laku dan sifat orang tua pun harus sesuai dengan karakter yang baik dan positif. 
Hal selanjutnya yang penting dalam membangun karakter positif dalam diri anak adalah dengan menumbuhkan pemahaman positif dalam diri anak misalnya dengan mengajarkan anak untuk percaya diri dan berani untuk mengambil keputusan sendiri. 
Orang tua diharapkan membantu mengarahkan anaknya dalam mengembangkan potensi dirinya sendiri. Dengan memberikan kesempatan pada anak untuk mengeksplorasi dan memutuskan sendiri apa yang mereka inginkan, anak akan lebih kreatif dan menjadi dirinya sendiri.
Untuk menanamkan karakter positif juga anak harus diperkenalkan untuk bersosialisasi dengan lingkungannya sejak dini. Hal ini bertujuan agar mereka dapat beradaptasi dan merasakan kehidupan bermasyarakat. Namun tentunya para orang tua harus dapat menyeleksi lingkungan mana yang terbaik untuk anak sehingga dapat menumbuhkan karakter positif. 
Orang tua sebaiknya menanamkan ajaran agama pada anak sedari dini karena hal ini sangat penting untuk membentuk karakter pada diri anak. Orang tua dapat mengajarkan anak untuk mengenali Tuhan mereka, mengajarkan cara beribadah, dan mengajarkan untuk selalu bersyukur.
Menanamkan dan membangunn karakter positif sejak dini pada diri anak merupakan hal yang penting untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang lebih berkualitas karena kecerdasan intelektual tanpa didasari oleh karakter yang positif tidak cukup untuk membuat generasi yang unggul. 

No comments

Powered by Blogger.