Header Ads

Tes Kejujuran Anak dengan Tangan

Anak merupakan suatu anugerah yang di miliki suatu keluarga. Pola dan tingkah laku seseorang ditentukan oleh didikan orang tuanya waktu kecil, semakin baik didikan yang di berikan pada anak maka akan baik pula saat Ia sudah menjadi dewasa. Anak kecil akan selalu meniru apa yang dilihat semasa kecilnya mulai dari tingkah laku, pola pikir, bahasa, dan lain sebagainya. Jadi usahkan jangan berbicara kasar kepada anak kecl karena itu akan di tiru pada saat dewasa kelak.


Ada orang yang pernah bilang “ Anak kecil itu tidak pernah bohong”. Jika memang umurnya masih sangat kecil, itu bisa di katakan iya. Namun, bagaimana jika Ia sudah mau menginjak masa remaja? Tidak menutup kemungkinan anak tersebut suka berbohong. Banyak sekali cara mengetes kejujuran anak, salah satunya dengan  Tes Tangan.

Cara Tes Kejujuran Anak dengan Tangan

Cara yang satu ini memang terbilang cukup unik, karena kita sendiri yang harus berbohong. Caranya adalah :
  • Suruh anak tersebut untuk mengangkat tangan. Hal tersebut dimaksudkan agar kita bisa melihat dengan jelas reaksi dari jari tangannya.
  • Kemudian suruh untuk melemasakan jari jari tangannya. Hal ini sangat penting karena anda akan tahu fakta sebenarnya dan akan Saya jelaskan pada ulasan di bawah.
  • Mengatakan pada anak tersebut bahwa jika jarinya melengkung, maka dia suka berbohong. Sebaliknya, jika jarinya tetap berdiri tegak maka kalian anak yang jujur.
  • Lihat dengan cermat reaksi dari jari tangan si anak.

Setelah melakukan kegiatan di atas, kita akan tahu bahwa
  • Jika jari tangan anak tersebut tetap berdiri tegak, anak tersebut sudah berbohong. Kenapa begitu? Karena faktanya jika jari – jari kita di lemaskan akan melengkung secara otomatis walaupun tadinya berdiri tegak. Fakta tersebut pastinya tidak akan diketahui oleh anak yang masih di bawah umur.
  • Sebaliknya, jika tangan anak tersebut melengkung bisa dikatakan anak tersebut jujur. Karena anak tersebut menuruti apa yang di perintahkan seseorang tanpa adnya paksaan yang di lakukannya.


Mengatasi Anak yang Suka Berbohong

Sebenarnya, jika anak tersebut memang berbohong pada saat melakukan tes tangan tersebut bukan berarti anak tersebut sering berbohong.  Anak anak memang ingin selalu terlihat jujur  di hadapan orang – orang yang ada di sekelilignya, anak anak tersebut berbohong karena tidak ingin disebut pembohong.


Untuk mengantisipasi anak yang sering berbohong, mari kita simak penjelasan berikut ini.

1. Memberi Teguran Sehalus Mungkin

Anak – anak akan merasa tidak nyaman jika mereka di tegur secara kasar tanpa adanya kelembutan sedikitpun. Kebohongan tersebut bisa saja terulang kembali akibat teguran yang tidak pantas di lontarkan kepada anak – anak. Gunakanlah kata – kata yang tidak menyakiti perasaanya, bilang secara perlahan bahwa yang di lakukannya tidak baik untuk di ulang.
Dengan cara begitu, si anak akan merasa bersalah dan kemungkinan besar anak tersebut tidak akan berbohong lagi. Atau Anda bisa memberi hadiah jika anak tersebut  tidak melakukan kesalahannya lagi, sama halnya dengan tantangan.

2. Memberi Pujian Atas Kejujurannya

Jika anak tersebut memang berbohong dan mengakui kesalahannya, beri pelukan dan pujian atas kejujuran yang di lakukannya. Hal tersebut bisa menghindari tekanan batin sang anak dan jangan memarahinya kembali. 
Gunakanlah sikap yang tidak terlalu seperti orang yang sedang marah ataupun emosi. Anak –anak sangat rentan terhadap prilaku orang terdekatnya, bisa saja dia mengalami syok berat setelah anda mengucapkan kata –kata dengan nada emosi.

3. Dibekali Ilmu Agama

Anak kecil sama halnya dengan ember yang masih kosong yang perlu di isi dengan air yang jernih. Dengan pembekalan ilmu agama, anak tersebut akan menghindari hal – hal yang di larang dan setiap agama melarang umatnya untuk berbohong dan harus selalu berkata jujur. Hal tersebut tentunya sangat penting kita terapkan pada anak kecil agar jika sudah dewasa kelak menjadi orang yang jujur.

4. Berada di Lingkungan yang Tepat

Seperti ang sudah saya singgung di atas, anak kecil akan meniru apa yang di lihat tanpa tahu benar dan salahya.hal tersebut sangat berbahaya karena semakin buruk lingkungan di sekitarnya, maka kemungkinan besar si anak akan mengikuti pola tingkah orang di sekitarnya, salah satunya berbohong.
Selalu awasi anak agar tidak berteman dengan orang yang kurang baik untuk dicontoh seperti suka berbohong dan mencuri. Selalu beri nasihat agar hal selalu menghindari hal – hal yang bisa merusak masa depannya. Jika perlu, pindah ke tempat yang lebih baik dari sebelumnya sehingga si anak bisa mencontoh orang – orang yang tepat.

Sekian dulu artikel dari saya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk Share ke teman – teman Anda agar lebih bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung.

No comments

Powered by Blogger.